28 Mar 2015

Download Film The Hobbit 3 2014 Full movie

The Hobbit 3

Untuk mendownload film The hobbit: The battle of five armies klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film Vengeance of an Assassin Full movie HD

Vengeance of an Assassin

Untuk mendownload film Vengeance of an Assassin klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film Interstellar 2014 Full Movie HD

Interstellar

Untuk mendownload Film Interstellar 2014 Full movie HD klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film Cinderella 2015 Full Movie HDcam

Cinderella

Untuk mendownload Film Cinderella 2015 Full Movie HDrip klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film The Expendables 3 2014 HD Full Movie

The Expendables 3

Untuk mendownload subtittle bahasa indonesia klik di sini, Untuk mendownload film The Expendables Hd full movie klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film The Expendables 2010 Hd Full Movie

The Expendables

Untuk mendownload subtittle Indonesia klik di sini, Untuk mendownload film the Expendables Hd Full movie klik di bawah ini

DOWNLOAD

Download Film Goal Of The dead 2014 Full Movie

Goal Of The Dead

Untuk mendownload subtittle bahasa indonesianya klik di sini, dan untuk mendownload film Goal Of The Dead Full movie klik di bawah ini 

DOWNLOAD

Download Film Seventh Son 2014 Full Movie

Seventh Son 2014

Untuk Mendownload subtitle klik di sini. Dan untuk mendownload film seventh son 2014 full movie Klik dibawah ini

DOWNLOAD

25 Mar 2015

Download Film The Raid Redemption 2011

The Raid

The Raid Adalah Salah satu film Indonesia ynag mendunia. untuk mendownload The Raid Full Movie klik dibawah ini

Part1

Part2

Part3

Part4

Part5

Part6

Part7

Part8

24 Mar 2015

Download Film Strecth 2014 HD

Strecth

Langsung saja jika ingin mendownload Strecth klik dibawah ini

Media fire DOWNLOAD

File Rocks DOWNLOAD 

 

7 Mar 2015

Rangkuman Materi PKN Kelas 7 Semester 1

Rangkuman Materi PKN Kelas 7 Semester 1


BAB I 
NORMA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
semester 1 ( satu )

A. HAKIKAT NORMA, KEBIASAAN, ADAT ISTIADAT, DAN PERATURAN YANG BERLAKU DALAM MASYARAKAT
1. PENGERTIAN NORMA
  • Norma menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) berarti aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat, yang dipakai sebagai panduan, tatanan, dan penegendali tingkah laku yang sesuai dan diterima.
  • norma adalah kaidah atau aturan yang disepakati dalam memberikan pedoman tingkah laku bagi para anggotanya dalam mewujudkan sesuatu yang dianggap baik, benar, dan diinginkan.
  • Singkatnya norma adalah kaidah atau pedoman dalam mewujudkan suatu nilai. kaidah atau aturan itu biasanya berwujud perintah dan larangan
2. PENGERTIAN KEBIASAAN
  • Kebiasaan berarti sesuatu yang biasa dikerjakan
  • Kebiasaan adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama karena banyak orang menyukai dan menganggapnya penting.
 3. PENGERTIAN ADAT ISTIADAT
  • Tata kelakuan yang bersifat kekal dan turun temurun
4. PENGERTIAN PERATUAN
  • Tatanan ( petunjuk, kaidah, ketentuan ) yang dibuat untuk mengatur 
  • ditinjau dari tingkatannya peraturan ada dua tingkat yaitu ;a). peraturan tingkat pusat, b)peraturan tingkat daerah 
5. PENGERTIAN UNDANG-UNDANG
  • Adalah peraturan yang disusun oleh pemerintah dan disahkan oleh DPR dan unsur-unsur terkait,Undang-undang yang disusun dan disahkan oleh lembaga yang berwenang dinamakan hukum
6. PENGERTIAN PERUNDANG-UNDANGAN
  • Aturan yang telah dibuat oleh lembaga negara yang berwenang untuk dipatuhi oleh seluruh warga negara.
7. PENGERTIAN NORMA SOSIAL
  • Adalah ketentuan yang berisi perintah dan larangan yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan bersama, bertujuan untuk mengatur setiap tindakan warga masyarakat sehingga ketertiban dan keamanan dapat tercapai. 
  • Norma-norma yang mengatur masyarakat pada umumnya ada yang bersifat formal contoh Surat Keputusan ( SK ), Peraturan Daerah ( Perda ), Peraturan Pemerintah ( PP ), Undang-undang ( UU ), dan ada yang bersifat non formal ( tidak resmi ) yang merupakan aturan tidak tertulis yang diakui keberadaannya oleh masyarakat contoh aturan yang berlaku dalam keluarga mis: kewajiban anak untuk menghormati dan membantu orang tua.
8. PENGERTIAN SANKSI
  • Adalah merupakan mekanisme sosial yang mengatur pemberian penghargaan dan hukuman kepada seseorang untuk mencegah terjadinya perilaku penyimpangan.
  • sanksi dalam pelaksanaannya terdiri dari dua jenis yaitu : a) sanksi positif, b) sanksi negatif
  • a) sanksi positif merupakan penghargaan kepada individu yang berupa pujian. sanksi positif diterapkan agar menjadi dorongan untuk bekerja lebih keras dalam meraih tujuan yang telah ditetapkan oleh masyarakat.
  • b)sanksi negatif merupakan hukuman kepada individu yang berupa sindiran, ejekan, pengucilan, denda, hukuman penjara, dan bahkan hukuman mati. sanksi negatif diberikan jika ternya seseorang melanggar ketentuan atau peraturan yang telah ditetapkan.
9. MACAM-MACAM NORMA BERDASARKAN KEKUATAN MENGIKATNYA
Berdasarkan kekuatan mengikatnya norma dibedakan atas empat yaitu :
a). Cara ( Usage ) yaitu jenis perbuatan yang bersifat perorangan. Daya ikatnya lemah, penyimpangan terhadap cara hukumannya tidak berat, tetapi hanya berupa celaan. contoh cara berpakaian, cara berdandan, cara makan, cara menelpon.
b). Kebiasaan( folkways ) yaitu perbuatan yang dilakukan berulang-ulang dengan pola yang sama dan tetap karena dianggap baik. Dibanding dengan cara, daya ikat kebiasaan jauh lebih kuat. contoh mengetuk pintu saat bertamu atau saat memasuki ruangan orang lain dan memberi sesuatu dengan tangan kanan adalah kebiasaan-kebiasaan yang baik dan sopan. Sanksi yang diberikan jika melanggar kebiasaan umumnya masih tergolong ringan yaitu berupa sindiran, atau ejekan.dibanding dengan Cara saknsinya jauh lebih berat.
c). Tata Kelakuan ( Mores ) yaitu perilaku yang ditetapkan oleh masyarakat sebagai perilaku yang baik dan diterima sebagai norma pengatur dan pengawas anggota-anggotanya. Sanksi terhadap tata kelakuan tergolong berat. contoh seorang pembentu rumah tangga melakukan perbuatan yang tidak pantas terhadap nyonya majikannya. sanksinya bisa dipecat/diberhentikan.
d). Adat - istiadat ( custom ) yaitu pola-pola perilaku yang diakui sebagai hal yang baik dan dijadikan sebagai hukum tidak tertulis dengan sanksi yang berat. sanksi diberikan oleh orang yang tahu tentang seluk-beluk adat seperti pemimpin adat, pemangku adat, atau kepala suku. Misalnya dalam masyarakat dikenal istilah " tabu " atau " Pantangan " berarti sesuatu yang tidak boleh dilanggar, seandainya tabu itu dilanggar berarti akan ada bencana menimpa kepada seluruh warga dan sipelaku akan dikenakan sanksi yang berat.
10. MACAM-MACAM NORMA DAN SANKSINYA
A. Norma Agama adalah petunjuk hidup yang berasal dari Tuhan yang disampaikan melalui utusan-Nya ( Rasul/Nabi ) yang berisi perintah, larangan, atau anjuran-anjura.
contoh norma agama
  1. beribadah sesuai dengan agama dan keyakinannya
  2. beramal sholeh dan berbuat kebajikan
  3. menjauhi perbuatan maksiat, keji, dan kemungkaran
pelanggaran terhadap norma agama tidak langsung, artinya pelanggarnya akan menerima sanksi nanti di akhirat kelak berupa adzab ( siksaan )
B. Norma Kesusilaan adalah aturan yang bersumber dari hati nurani manusia tentang baik dan buruknya suatu perbuatan
contoh norma kesusilaan
  1. berlaku jujur
  2. bertindak adil
  3. menghargai orang lain
sanksi bagi pelanggar norma kesusilaan tidak tegas karena hanya diri sendiri yang merasakan, yaitu merasa bersalah, menyesal, malu dan sebagainya
C. Norma Kesopanan adalah peraturan hidup yang timbul dari hasil pergaulan sekelompok manusia di dalam masyarakat dan dianggap sebagai tuntunan pergaulan sehari-hari masyarakat. norma kesopanan relatif artinya apa yang dianggap sebagai norma kesopanan berbeda-beda di berbagai tempat, lingkungan, atau waktu.
contoh norma kesopanan
  1. menghormati orang yang lebih tua
  2. menerima sesuatu selalu dengan tangan kanan 
  3. tidak berkata-kata kotor, kasr, dan sombong
  4. tidak meludah di sembarang tempat
sanksi bagi pelanggar norma kesopanan tidak tegas, hanya berupa cmoohan, celaan, hinaan, atau dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan
D. Norma Hukum adalah pedoman hidup yang dibuat oleh lembaga negara atau lembaga politik suatu masyarakat/ bangsa  tujuan utama norma hukum adalah menciptakan suasana aman dan tentram dalam masyarakat.
contoh norma hukum 
  1. harus tertib
  2. harus sesuai prosedur
  3. dilarang mencuri, merampok, membunuh, dan lain-lain
sanksi bagi pelanggar norma hukum tegas, nyata, mengikat, dan bersifat memaksa. mereka yang melanggar norma hukum akan ditindak tegas oleh aparat penegak hukum dan diproses melalui persidangan di pengadilan dan dikenai hukuman sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
11.HAKIKAT NORMA YANG BERLAKU DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
Pada hakikatnya, setiap norma dalam masyarakat bertujuan menjaga sikap, perbuatan, dan tutur kata manusia agar lebih tertib dan teratur, untuk itu setiap norma memiliki sanksi tertentu. Pada prinsipnya orang yang sudah melaksanakan norma agama berarti pula telah melaksanakan norma-norma yang lain.
contoh : orang yang melakukan kebajikan berarti orang yang menjalankan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat, yaitu norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan norma hukum. misalnya mencuri berarti mengambil barang milik orang lain untuk dijadikan sebagai miliknya. perbuatan mencuri adalahperbuatan yang melanggar norma agama, kesusilaan, kesopanan, dan norma hukum. 
sanksi bagi pencuri 
  1. menurut norma agama adalah siksaan neraka yang diterima diakhirat kelak.
  2. menurut norma kesusilaan adalah perasaan diri yang kurang nyaman karena merasa bersalah, menyesal, malu, dan sebagainya.
  3. menurut norma kesopanan anatara lain kebencian, cemoohan, celaan, dan hinaan dari warga masyarakat yang ditujukan kepada dirinya, pada akhirnya  dikucilkan dan diasingkan dari pergaulan
  4. menurut norma hukum adalah diproses secara hukum dan dijatuhi hukuman sesuai dengan aturan yang berlaku.
B. HAKIKAT DAN ARTI PENTING HUKUM BAGI WARGA NEGARA
1. Hakikat Hukum Bagi Warga Negara
Hakikat Hukum bagi warga negara adalah peraturan yang mencakup unsur-unsur sebagai berikut :
a. Peraturan mengenai tingkah laku manusia dalam pergaulan masyarakat
b. Peraturan itu diadakan oleh badan-badan resmi yang berwenang 
c. Peraturan itu bersifat memaksa
d. peraturan itu memuat sanksi yang tegas bagi siapa saja yang melanggar peraturan
.
2. Perbedaan norma hukum dengan nor-norma yang adalah norma hukum bersifat memaksa, mempunyai sanksi  tegas, dan berlaku bagi setiap warga masyarakat yang dicakupinya
 
3. Hubungan Hukum dengan masyarakat
  • Marcus Tullius Cicero dengan teorinya " Ubi Societas Ibi Ius " yang artinya " dimana ada masyarakat disitu ada hukum.
  • teori ini didukung oleh Van Apeldoon yaitu " hukum ada di seluruh dunia, dimana ada masyarakat manusia
  • Hukum memberi kepada manusia berbagai hak sekaligus membebankan kepada manusia berbagai kewajiban. ada tiga jenis hak yang dimiliki oleh manusia:
a. Hak Asasi Manusia yaitu hak yang melekat pada diri manusia sejak berada dalam kandungan sampai masuk ke dalam liang lahat.
b. Hak Kebendaan yaitu hak seseorang untuk memiliki sesuatu benda.
c. hak Perseorangan yaitu hak seorang kreditur untuk menagih hutang kepada seseorang yang berutang /debitur .

4. Arti Penting Hukum Bagi Warga Negara

a. Memberikan kepastian hukum bagi warga negara
b. Melindungi dan mengayomi hak-hak warga negara
c. Memberikan rasa keadilan bagi warga negara
d. Menciptakan ketertiban dan ketentraman

5. Unsur-unsur Hukum
a. Berisi peraturan untuk membatasi tingkah laku manusia
b. bersifat memaksa
c. ada sanksi atau ancaman hukuman tertentu bagi yang melanggarnya.

6. Prisip-prinsip Hukum
a.. Supremasi Hukum artinya hukum menjadi kaidah tertinggi yang mengatur segenap kehidupan bersama.
b. Keduduka yang sama didepan hukum artinya siapapun mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum, tanpa membedakan pangkat, jabatan, dan kekayaan,
c. Terjaminnya hak-hak manusia artinya undang-undang harus mengatur, melindungi, dan menjamin hak-hak setiap warga negara.

7. Pembagian hukum berdasarkan ragamnya.
a. Menurut cara mempertahankannya ada dua macam yaitu 1) Hukum Material ialah hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur kepentingan-kepentingan dan hubungan -hubungan yang berwujud perintah dan larangan contoh hukum pidana, hukum perdata, dan hukum dagang. 2) hukum formal yaitu hukum yang memuat peraturan-peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara melaksanakan dan mempertahankan hukum material, atau peraturan yang mengatur bagaimana cara-cara mengajukan perkara ke muka pengadilan da

8. Pembagian hukum menurut isinya
a.hukum publik ( hukum negara ) adalah hukum yang mengatur hubungan anatar negara dan alat-alat perlengkapan negara, atau hubungan antara negara dengan warga negara ( perseorangan ) contoh 1) hukum pidana, 2) hukum tata negara 3) hukum administrasi negara 4) hukum internasional
b. hukum Privat ( hukum sipil ) yaitu hukum yang mengatur hubungan antara orang yang satu dan orang yang lain, dengan menitik beratkan kepentingan perseorangan.contoh 1) hukum perorangan 2) hukum keluarga 3) hukum harta kekayaan 4) hukum waris 5) hukum dagang

C. MENERAPKAN NORMA, KEBIASAAN, ADAT ISTIADAT, DAN PERATURAN DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA
1. NORMA AGAMA
- Rajin beribadah
- menolong sesama
- bertutur kata yang sopan dan santun
- memberikan derma /sumbangan
- lapang dada, pemaaf

2. NORMA KESUSILAAN
- menjalani kehidupan secara wajar
- tidak angkuh
- menghindari sifat pendendam
- menghindari sifat masa bodoh
- menghindari sifat malas

3. NORMA KESOPANAN
- mencintai tanah air
- bergaul dan memperlakukan orang lain secara baik
- menampilkan diri sesuai budaya dan kebiasaan luhur bangsa
- mentaati peraturan yang berlaku
- berbuat sesuatu dengan wajar dan sepatutnya

4. NORMA HUKUM
- Hukum perkawinan
- hukum pidana
- hukum perdata 
BAB II
PROKLAMSI KEMERDEKAAN DAN KONSTITUSI PERTAMA
kelas 1 ( satu ) semester 1
A. MAKNA PROKLAMSI KEMERDEKAAN
1. Hakikat Proklamasi Kemerdekaan
Proklamasi pada hakikatnya adalah pernyataan formal atau resmi tentang kebebasan suatu negara dari belenggu penjajahan., "Proklamasi Kemerdekaan " terdiri dari dua kata yaitu kata "Proklamasi " dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia mengandung arti pemeberitahuan resmi kepada seluruh rakyat; permakluman;pengumuman, sedangkan " Kemerdekaan" berasal dari kata dasar " merdeka " artinya bebas ( dari perhambaan, penjajahan, dsb , berdiri sendiri, tidak terkena atau lepas dari tuntutan, tidak terikat, tidak bergantung kepada orang  atau pihak tertentu;leluasa, dengan penambahaan ke -an menjadi kemerdekaan yang artinya keadaan ( hal ) berdiri sendiri( bebas, lepas, tidak terjajah lagi, dsb ), kebebasan.
Dari pengertian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa ' Proklamasi Kemerdekaa " adalah pemeberitahuan resmi kepada seluruh rakyat yang menjelaskan bahwa bangsa dan negara dalam keadaan bebas dan tidak terjajah lagi, tidak terikat, dan tidak bergantung kepada orang atau pihak tertentu.
2. Peristiwa Sekitar Proklamasi 
a. Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( BPUPKI )
Sebagai kelanjutan dari janji Jepang tentang kemerdekaan Indonesia maka pada tanggal 29 April 1945 dibentuk ( BPUPKI ) dengan anggota sebanyak 62 orang dan dilantik pada tanggal 28 Mei 1945, ketuanya adalah Dr.Radjiman Widyadiningrat. 
Sidang ke I ( satu ) berlangsung pada tanggal 29 Mei 1945 sampai dengan 1 Juni 1945 dibuka oleh ketua BPUPKI. dalam sidang tersebut beliau meminta kepada peserta sidang untuk memikirkan tentang ' dasar negara indonesia merdeka '
Ada tiga tokoh yang menyampaikan gagasan tentang " dasar negara Indonesia " yaitu :
1. Mr. Muhammad yamin 
Pada tanggal 29 Mei 1945  beliau mengajukan konsep dasar negara Indonesia merdeka sebagai berikut:
(1) Peri Kebangsaan
(2) Peri Kemanusiaan
(3) Peri ketuhanan
(4) Peri Kerakyatan
(5) Kesejateraan rakyat
Selain konsep dasar negara Indonesia merdeka beliu juga menyampaikan secara tertulis tentang rancangan Undang-undang Dasar negara Indonesia merdeka yang memuat dasar negara yaitu:
(1) Ketuhanan yang Maha Esa
(2) kebangsaan, persatuan Indonesia
(3) Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab
(4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan
(5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
2. Mr.Soepomo
Pada tanggal 31 Mei 1945 beliau mengemukakan tentang konsep dasar negara Indonesia merdeka yaitu :
(1) Persatuan
(2) Kekeluargaan
(3) Keseimbangan lahir dan batin
(4) Musyawarah
(5) Keadilan rakyat
3. Ir Soekarno
Pada tanggal 1 juni 1945 beliau mengusulkan tentang konsep dasar negara Indonesia merdeka sebagai berikut:
(1) Kebangsaan Indonesia / Nasionalisme
(2) Internasionalisme atau peri kemanusiaan
(3) Mufakat atau demokratis
(4) Kesejateraan sosial
(5) Ketuhanan yang Maha Esa
atas saran ahli bahasa, kelima dasar tersebut diberi nama Pancasila. Sidang BPUPKI ke I ditutup pada tanggal 1 Juni 1945.
b. Piagam Jakarta 22 Juni 1945
Sebelum ditutup sidang BPUPKI terlebih dahulu menetapkan sembilan orang yang akan betugas untuk merumuskan pandangan-pandangan yang menyangkut rumusan sila-sila Pancasila, kesembilan orang tersebut yaitu :
1) Ir. Soekarno sebagai ketua
2) Drs. Muhammad Hata
3) Mr.A.A. Maramis
4) KH. Wahid Hasyim
5) Abdul Kahar Muzakir
6) Abikusno Tjokrosujoso
7) Haji Agus Salim
8) Mr. Ahmad Subarjo
9) Mr. Muhammad Yamin
Pada tanggal 22 Juni 1945 Panitia Sembilan berhasil merumuskan dokumen Piagam Jakarta ( Jakarta Charter)  yaitu preambul yang berisi asas dan tujuan negara Indonesia merdeka. Adapun rumusan Pancasila yang terdapat dalam Piagam Jakarta adalah sebagai berikut :
1. Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya
2. Kemanusiaan yang adil dan beradab
3. persatuan Indonesia
4. Kerakyatan yang dimpin oleh hikmat kebijaksanaan  dalam permusyawaratan / perwakilan
5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia.
akan tetapi sehari setelah kemerdekaan ( 18 Agustus 1945 ) kesepakatn itu di persoalkan. terutama sila pertama yaitu " Ketuhanan, dengan kewajiban menjalankan syariat islam bagi pemeluk-pemeluknya " di ganti dengan " Ketunanan yang maha esa " penggatian tersebut dilakukan karena orang-orang kristen yang berada dibagian wilayah timur tidak bersedia bergabung dengan Republik Indonesia.

c. Sidang ke II BPUPKI , tanggal 10 sampai dengan tanggal 17 Juli 1945
dalam sidang ini Tugas BPUPKI adalah merumuskan rancangan batang tubuh Undang-undang Dasar negara Indonesia merdeka.


d. Pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI )
Pada tanggal 7 Agustus 1945, BPUPKI dibubarkan oleh Jepang, sebagai gantinya dibentuklah Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia ( PPKI ) yang beranggotakan 21 orang, ketuanya Ir. Soekarno dan wakilnya Drs.Muhammad Hatta.
Saat itu, dunia sedang berada dalam suasana Perang Dunia ( PD ) ke II. dimana tentara jepang mulai terdesak oleh tentara sekutu. yaitu Amerika Serikat. tentara Amerika Serikat menyerang di dua Kota Jepang yaitu Nagasaki dan Hirosima, pada tanggal 7 dan 9 Agustus 1945, sejak saat itu, Jepang tidak lagi menjajah Indonesia, maka terjadilah kekosongan ( kevakuman ) kekuasaan. keadaan ini, dimanfaatkan bangsa Indonesia untuk memproklamirkan diri sebagai negara yang merdeka.

e. Proklamasi Kemerdekaan Indonesia Tanggal 17 Agustus 1945
Dengan perjuangan yang sangat melelahkan dan pengerbanan yang banyak. Pada akhirnya  tanggal 17 Agustus 1945, pukul 10.00 WIB, Indonesia memproklamasikan keseluruh dunia. Proklamasi itu di bacakan oleh Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 jakarta.
Setelah Proklamasi Kemerdekaan dikumandangkan lahirlah sebuah negara baru yaitu Indonesia dan sejarah bangsa yang masih muda  dalam penyusunan pemerintahan, politik, dan administrasi negara. Landasan pijaknya adalah konstitusi dan ideologi yang telah dirumuskan oleh bangsa Indonesia sendiri sesuai dengan perkembangan budaya masyarakat.
f. Konstitusi Pertama 
Pada tanggal 18 Agustus 1945 setelah Proklamasi Kemerdekaan PPKI segera melaksanakan sidang, setelah keanggotaannya ditambah dari jumlah semula dibentuk. menjadi 26 orang, pada sidang PPKI ini berhasil ditetapkan hal-hal sebagai berikut :
1) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Undang-Undang Dasar ini terdiri dari :
  • Pembukaaan, yang terdiri dari empat alinea antara lain mengenai kemerdekaaan Indonesia, asas politik luar dan dalam negeri, tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan dasar negara Pancasila. 
  • Batang tubuh, yang merupakan konstitusi tertulis yang singkat dan supel. Dikatakan Singkat karena terdiri dari 16 bab, 34 pasal, 4 pasal Aturan Peralihan, dan 2 ayat Aturan tambahan. Dikatakan Supel karena selalu menyesuaikan dengan perkembangan zaman.
2) Memilih Ir. Soekarno sebagai Presiden dan Drs. Muhammad Hatta sebagai wakil presiden.
3) Untuk sementara waktu pekerjaan Presiden sehari-hari dibantu oleh sebuah KNIP ( Komite Nasional Indonesia Pusat.
g. Makna Proklamasi Kemerdekaan. 
Proklamsi Kemerdekaan adalah merupakan "Jembatan Emas" artinya merupakan titik awal yang baik dalam upaya mewujudkan tujuan bernegara, melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia , memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan oerdamaian abadi, dan keadilan sosial. Makna kemerdekaan bagi bangsa Indonesia adalah:
1) merdeka dalam bidang politik artinya bangsa Indonesia mempunya kedaulatan yaitu kedaulatan rakyat
2) merdeka dalam bidang ekonomi artinya bangsa Indonesia berdiri di atas kaki sendiri
3) merdeka dalam bidang kebudayaan artinya bangsa indonesia mempunyai kepribadian nasional
Proklamasi Kemerdekaan adalah keputusan politik tertinggi yang makna yang sangat dalam yaitu :
1) Puncak Perjuangan politik panjang dalam membangun dan menyatakan bangsa dan negara yang mandiri.
2) sebagai tanda lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia 
3) titik awal pelaksanaan amanat penderitaan, sekaligus awal sejarah pemerintahan Indonesia.
 
 

10 Film Animasi Terbaik Sepanjang Masa

10 Film Animasi Terbaik Sepanjang Masa

Film animasi adalah film yang dapat menghilangkan stress dan buat hiburan agar menjadi tidak jenuh. Film animasi itu dibuat berdasarkan skenario yang tidak bisa dilakukan oleh manusia . 

Sejak dahulu walt disnep telah membuat film tanpa suara sampai yang bersuara. jadi berikut Daftar animasi terbaik sepanjang masa:

10. Frozen( 2013)

Frozen adalah film animasi milik disnep yang telah memperoleh banyak pandapatan mencapai trilliunan. Dan film tersebut memperoleh beberapa penghargaan termasuk "Best Animated 2014" ,"Best Original Motion song (Let It Go)" oleh oscar. Film tersebut merupakan film yang berjenis Comedy,adventure yang menceritakan perjuangan Anna bersama Kristoff untuk menyelamatkan Elsa dari ketakutan. Jadi bagi kalian yang belum menonton frozen cepatlah kalian menontonya karena film tersebut "Awesome".

9. ‘Bambi’ (1942)


Bambi adalah sebuah film animasi Amerika Serikat diproduksi Walt Disney, dan pertama kali diputar di bioskop oleh RKO Radio Pictures pada 13 Agustus 1942. Film ini merupakan film animasi kelima dari rangkaian Film Animasi Klasik Walt Disney. Kisahnya diangkat dari buku Bambi, A Life in the Woods oleh pengarang Austria Felix Salten.







8. ‘Toy Story 2’ (1999)

Toy Story 2 adalah sebuah film animasi grafik komputer buatan Amerika Serikat yang dirilis pada taggal 19 November 1999. Film yang disutradarai oleh John Lasseter ini pemainnya antara lain ialah Tom Hanks, Tim Allen, Joan Cusack, Kelsey Grammer, Don Rickles, dan masih banyak lagi.







7. ‘The Incredibles’ (2004)


The Incredibles adalah sebuah film animasi garapan sutradara Brad Bird tahun 2004. Film ini merupakan film animasi keenam produksi Studio Animasi Pixar yang dikeluarkan oleh Walt Disney Pictures dan dirilis oleh Buena Vista Distribution di Amerika Serikat pada 5 November 2004, di Kerajaan Bersatu dan Irlandia pada 26 November 2004. DVD-nya yang terdiri dari dua keping dirilis pada 15 Maret 2005 di Amerika Serikat.







6. ‘Beauty and the Beast’ (1991)

Beauty and the Beast ("Cantik dan Buruk Rupa") adalah sebuah film animasi tahun Amerika Serikat diproduksi oleh Walt Disney Feature Animation dan dirilis ke bioskop oleh Buena Vista Pictures pada 22 November 1991. Film ini disutradarai oleh Gary Trousdale dan Kirk Wise. Film ini merupakan film ke-30 dalam rangkaian film animasi klasik Walt Disney. Film ini merupakan adaptasi dari cerita Beauty and the Beast, yang berkisah tentang cinta seorang gadis cantik bernama Belle dapat mengubah Beast menjadi manusia.







5. ‘Persepolis’ (2007)


Persepolis adalah film animasi tentang kehidupan Marjane Satrapi. Film ini disutradarai oleh Marjane Satrapi dan Vincent Paronnaud, ini bisa diartikan Persepolis adalah semacam autobiografi, sesuatu yang jarang dalam genre perfilman dunia. Persepolis memunculkan beberapa kontroversi di dalam isi filmnya.







4. ‘The Lion King’ (1994)

The Lion King ("Si Raja Singa") adalah sebuah film animasi produksi Walt Disney Feature Animation yang dirilis ke bioskop oleh Buena Vista Pictures pada Walt Disney Pictures dan Buena Vista Distributions pada 15 Juni 1994 dan dirilis untuk publik pada 24 Juni 1994. Film ini merupakan film ke-32 dari rangkaian film animasi klasik Walt Disney. Versi baru yang telah diperbagus secara digital dan dibuat dalam format IMAX dirilis pada 25 Desember 2002. Film ini juga merupakan film musikal dengan lagu garapan Elton John dan Tim Rice serta musik dari Hans Zimmer.Film ini juga menjadi salah satu film animasi yang paling sukses.







3. ‘Up’ (2009)


Up adalah sebuah film animasi produksi Pixar Animation Studios yang didistribusikan oleh Walt Disney Pictures. Up diputar perdana pada 29 Mei 2009 dalam Cannes Film Festival, dan mencatat sejarah sebagai film animasi pertama yang diputar dalam acara tersebut.







2. ‘Spirited Away’ (2001)

Spirited Away atau Sen to Chihiro no Kamikakushi (千と千尋の神隠し) adalah sebuah film tahun 2001 yang disutradarai sutradara anime dan mangaka Jepang Hayao Miyazaki yang dibuat di Studio Ghibli.Spirited Away dirilis di Jepang pada Juli 2001, menarik penonton sebanyak sekitar 23 juta dan meraup pendapatan sebesar 30 miliar yen, mengalahkan Titanic untuk menjadi film tersukses dalam sejarah Jepang.







1. ‘WALL-E’ (2008)


WALL•E adalah sebuah film animasi yang diproduksi oleh Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney Pictures. Tokoh utama dalam film ini adalah sebuah robot yang bernama WALL•E. Film ini dirilis pada tanggal 27 Juni 2008.[3] Film yang disutradarai oleh Andrew Stanton, yang sebelumnya menyutradarai Finding Nemo dan memenangkan Academy Award untuk kategori film animasi. Jim Morris, yang sebelumnya bekerja untuk Lucasfilm, menjadi produsernya. Karakter-karakter dalam WALL•E, sebagian besar suaranya tidak disuarai oleh manusia, tetapi oleh suara mekanik.



Do'a-Do'a Sehari-hari

Do'a Kehidupan sehari-hari

Doa untuk kegiatan kita sehari-hari

Islam berarti seseorang yang menyerahkan diri sepenuhnya di jalan Allah yang Maha Kuasa, yaitu orang yang mengabdikan diri sepenuhnya kepada Allah yang Maha Perkasa dalam mengikuti petunjuk-Nya dan berusaha mencari keridhoan-Nya, lalu bersiteguh melakukan amal baik demi Allah s.w.t.dan mengerahkan seluruh kemampuan dirinya untuk tujuan tersebut. Dengan kata lain ia menjadi milik Allah sepenuhnya, baik secara aqidah mau pun pelaksanaannya.
Inilah salah satu yang membuat saya sangat tertarik dengan Islam, di dalam Islam, saya di ajarkan bahwa setiap saat, kapanpun dan di manapun, kita hanya berserah kepada Allah s.w.t.

Penting di ketahui bahwa di dalam Islam dibutuhkan lebih dari hanya sekedar keyakinan, tetapi kita harus berupaya berbuat kebaikan setiap saat, dan di dalam alquranpun tertulis
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan kami telah beriman? sedang mereka tidak di uji lagi?
dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka?
maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar
dan sesungguhnya dia mengetahui orang orang yang dusta
(QS. Al ‘Ankabut 2:3)
Jadi di dalam Islam kita di haruskan untuk benar-benar berserah, bukan hanya sekedar mengakui bahwa kita beragama Islam, akan tetapi kita pun harus melakukan semua apa yang diperintahkan dengan ikhlas
salah satu hal yang dapat kita lakukan untuk membuktikan kepada Allah bahwa kita berserah kepadanya, dengan selalu berdoa di setiap kegiatan yang kita lakukan, bahkan untuk hal-hal yang sepele sekalipun, dan berikut ada kumpulan doa-doa sehari hari dari mulai kita bangun tidur di pagi hari sampai kita tidur kembali di malam hari…

Doa bangun tidur
alhamdulillahil ladzi ahyana ba’da ma amatana wailaihin nusyur
Artinya :
Segala puji bagi Allah yang menghidupkan aku kembali setelah mematikan aku dan kepada Allah akan bangkit
Doa masuk ke kamar mandi
Allaahumma Innii A’udzu Bika Minal Khubutsi wal Khabaaitsi
Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan
Doa keluar kamar mandi
Ghufraanaka
Artinya :
Aku mohon ampunan-Mu, Ya Allah
Doa sebelum makan
Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaar.   Bismillahirrahmaaniraahiim
Artinya :
Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Doa setelah makan
Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina
Artinya :
Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim.
Doa keluar rumah
Bismilaahi tawakkaltu ‘alallaahi walaa haula walaa quwwata ilaa billaah
Artinya :
Dengan menyebut nama Allah, aku berserah diri kepada Allah SWT. Dan tidak ada daya dan kekuatan melainkan dengan pertolongan Allah semata.
Doa masuk rumah
Assalaamu ‘alaynaa wa ‘ alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.
Artinya :
Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)
Doa sebelum tidur
Bismikallahhumma ahyaa wa bismika amuut.
Artinya :
Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)

saya rasa masih banyak lagi doa doa yang kita bisa panjatkan kepada Allah untuk kegiatan kita sehari hari, bagi yang mau menambahkan, silahkan di comment…
semoga bermanfaat bagi anda, terimakasih….

Rangkuman Materi Seni Rupa kelas 9

Rangkuman Materi Seni Rupa Kelas 9

Pelajaran 9
APRESIASI SENI RUPA MURNI

A.    Seni Rupa Murni

Bentuk karya seni rupa terdiri atas bentuk dua dimensi (dwimatra),yang memiliki ukuran panjang dan lebar, hanya bisa dinikmati dari satu sudut pandang. Contohnya lukisan, batik, ilustrasi, dan tiga dimensi (trimatra), memiliki ukuran panjang, lebar, dan tinggidapat dilihat dari berbagai arah. Contohnya adalah patung, wayang golek,diorama, arsitektur, meja, dan kursi.
 Secara umum seni rupa terbagi dua cabang, yaitu seni rupa murni (pure art/fine art) dibuat dengan fungsi keindahan. Contohnya adalah seni patung dan seni lukis.Dan seni murni terapan (appied art),dibuat bukan hanya fungsi keindahan, namun dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya  ukiran kursi, vas bunga, tas dan kipas.

1      Seni Lukis

Seni lukis adalah seni yang mengekspresikan pengalaman artistic seorang seniman melaluibidang dua dimensi. Para seniman seni lukis memanfaatkan unsure bidang, warna, tekstur, bentuk, nada, komposisi, dan ritma serta ungkapan ide, gagasan, tema, isi, dan perasaan untuk membuat sebuah karya seni.

Berdasarkan media, bahan, dantekniknya, seni lukis dapat dibedakan menjadi, beberapa macam, antara lain :
a.    Lukisan Cat Minyak (Oil Painting) adalah lukisan yang menggunakan cat berupa tepung atau pasta yang dilarutkan/dicampur dengan minyak (lijn oil). Media yang digunakan untuk melukis adalah kanvas, triplek, atau kertas. Alat yang digunakan untuk melukis adalah kuas atau pisau palet. Cat minyak yang digunakan biasanya dijual dalam bentuk kemasan(tube) salah satu pelukis Indonesia yang menggunakan cat minyak adalah Ivan Sagito.
b.    Lukisan Cat Air (Water Colour) adalah lukisan yang menggunakan media cat air yang memiliki sifat transparant (tembus pandang)/aquarel yang dilarutkan dengan air. Medianya membuat lukisan cat air dengan umumnya lertas putih atau kertas khusus cat air.
c.    Lukisan Pastel (Oil Pastel) adalah lukisan yang menggunakan butiran pigmen warna yang telah dipadatkan seperti batangan kapur. Cara melukisnya dengan menggoreskan batangan ke atas permukaan kertas bertekstur atau kanvas. Lukisan ini menghasilkan jejak-jejaktekstur yang tidak rata.
d.   Lukisan Arang (Conte) adalah lukisan yang menggunakan arang (conte) dapat menghasilkan lukisan berkesan gelap terang. Pengaturan nuansa bentuk dan cahaya sangat menonjol dari lukisan ini. Lukisan arang tidak hanya berwarna hitam saja, dewasa ini banyak dipakai warna-warna yang lain seperti merah, biru, coklat, krem dan hiaju. Conte biasannya berbentui serbuk tapi adapula yang berbentuk batangan seperti pensil. Cara penggunaan dibiasanya digosok menggunakan kapas atau kuas.
e.    Lukisan Al-Fresco : termasuk jenis lukisan dinding (mural). Al-fresco sendiri mengandung arti fresh atau segar.


Teknik melukis dikerjakan dengan teknik tempera yang dibuat pada saat tembok masih dalam keadaan basah, kemudian dilapisi dengan “lepa” sehingga catnya mudah meresap dan tahan lama. Lukisan ini berkembang pada zaman renaissance pada diding gereja. Salah satu seniman yang terkenal adalah Michaelangelo yang melukis pada kubah gereja St. Pieters di Roma dan lukisan Raphael di Istana Vatican.
f.     Lukisan al secco : media yang digunakan untuk lukisan al secco sama dengan lukisan al fresco, namun lukisan al secco dilukis setelah temboknya kering. Contohnya lukisan Leonardo da Vinci berjudul The Last Super menghiasi gereja Santa Maria Delle Grazie di Milan (Italia).
g.    Lukisan Tempera : adalah lukisan yang dibuat ditembok (mural). Setelah tembok kering, catnya diaduk dengan bahan perekat, bahkan ada kalanya cat air dicampur dengan putih telur sehingga hasilnya seperti cat minyak. Lukisan tersebut disebut juga Gouace. Lukisan tempera banyak ditemukan di daerah Eropa. Lukisan ini menjadi hiasan dinding gereja dan istana. Puncak kemegahan lukisan ini adalah pada zaman Renaisance.
h.    Lukisan Azalejo : adalah lukisan yang dikerjakan dengan cara menenpel potongan dari suatu bentuk tertentu sesuai dengan pola gambar.
i.      Lukisan Mozaik : adalah lukisan yang menggunakan teknik menempelkan pacahan kaca,porselen, nulir mineral, batu berwarna atau biji-bijian yang disusun sesuai pola gambar. Biasannya dilukiskan pada diding, bangunan, lantai, dan langit-langit. Lukisan ini ditemukan di Tiongkok, mesir Kuno, Yunani, Romawi, India juga dikembangkan di Indonesia.
j.      Lukisan Intersia : lukisan intarsia tekninya sama dengan mozaik, hanya bahan yang ditempelkan berupa kayu tipis atau kulit kayu pada papan yang diberi warna-warni. Lukisan ini banyak ditemukan di Jepang, Tiongkok, dan Swiss.
k.    Lukisan Kolase (collage) : adalah lukisan yang menggunakan teknik temple, patri, las, ikat, renda, jahit, dan jalin. Media yang digunakan bisa barang bekas seperti onderdil mesin, limbah, papan, kulit kayu, kerang, kain perca, bulu binatang, dan serat.
l.      Lukisan Kaca (Glass Painting) : lukisan yang dibuat dengan menempelkan bagian kaca yang satu dengan kaca yang lain dengan bantuan timah. Kaca-kaca tesebut dibentuk dan ditempelkan sesuai dengan pola tertentu dengan warna-warna yang beragam. Lukisan kaca berkembang pada zaman Ghotic di Eropa dan digunakan untuk menghiasi gereja-gereja Katolik. Lukisan kaca dapat juga dibuat dengan cara dilukis dengan menggunakan cat minyak. Caranya adalah melukis terbalik sehingga hasilnya berada dibelakang kaca. Di Indonesia lukisan ini berkembang pesat di daerah Trusmi Cirebon ( Jawa Barat).
m.  Lukisan Batik (Batik painting) : membuat batik bahannya pada kain diperlukan kain, lilin cair, dan canting. Sedangkan membuat lukisan batik diperlukan kain dan cat berupa naphtol dan indigos..Hasil lukisan batik ini lebih ekspresif dibandingkan denganbatik yang dibuat dengan canting. Beberapa seniman yang menonjol dalam teknik ini diantaranya Amri Yahya, Abas Alibasyah, Bambang Utoro, Bagong Kussudiarjo, dan Kuswaji Kawendro.

2      Seni Patung

Seni patung merupakan suatu bentuk pengungkapan pengalaman artistik seniman yang ditampilkan dalam wujudkarya tiga dimensi (trimatra). Hasil karya ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.


a.    Bahan dan Teknik Pembuatan Patung.
Untuk membuat sebuah patung ada beberapa bahan dan teknik yang di gunakan. Berikut ini diantaranya :
1)   Bahan keras : dapat berupa kayu, batu cadas atau andesit, logam, gading, tulang, dan tanduk. Teknik yang dapat digunakan untuk membuat patung dari bahan keras adalah dengan teknik pahat, kecuali bahan yang terbuat dari logam. Semnetara yang terbuat dari bahan keras logam seperti perunggu, kuningan, emas, perak, tembaga, besi bisa dilakukan dengan teknik cor (bivalve dan a cire perdue), tempa, patri, dan las tuang.
2)   Bahan palstis : dapat berupa tanah liat, semen, plastisin, lilin, bubur kertas, sabun, dan gips. Patung dari bahan plastis bisa dibuat dengan teknik membentuk, membutsir, mencetak, nodelling, coiling, pijit, dan slabing.

b.   Bentuk dan Wujud Seni Patung

Berikut ini beberapa bentuk dan wujud patung :
·      Bagian kop : pembuatan patung yang hanya menggambarkan bagian kepala saja.
·      Bagian buste : merupakan pembuatan patung yang menggambarkan bagian dada atau bentuk dada dan kepala.
·      Bagian torso : merupakan pembuatan patung yang menggambarkan badan.

c.    Teknik Membuat Patung

Dalam membuat patung seorang seniman dapat menggunakan berbagai teknik bergantung pada bahan dan keahlian yang dimilikinya. Teknik-teknik tersebut, antara lain :
1)      Teknik mengecor : adalah teknik yang dipakai jika media yang digunakan bersifat cairan. Sebelum mengecor seorang pematung harus membuat cetakan terlebih dahulu. Untuk mendapat cetakan, pematungharus membuat  model patung jadi atau model positif, setelah itu pematung membuat cetakan negatif. Bahan yang digunakan untuk membuat patung berbeda dengan bahan untuk membuat cetakannya. Contohnya, jika bahan yang digunakan untuk membuat patung adalah logam, maka bahan untuk embuat cetakannya adalah gips atau tanah liat.  Hal yang perlu diperhatikan dalam membuat cetakan adalah bagian yang satu dengan yang lain diusahakan tidak terkunci, supaya mudah dilepas. Ada dua jenis cetakan teknik mengecor patung menggunakan teknik, yaitu :
a.         Bivalve yaitu teknik mengecor dengan cetakan yang dapat dibongkar pasang. Teknik ini dipakai untuk mendapatkan hasil dalam jumlah banyak dengan model yang sama.
b.         A cire perdue dpakai hanya untuk mendapatkan satu hasil, sekali pakai. Cetakan terbuat dari bahan yang mudah dipecahkan seperti tanah liat, gips.
2)      Teknik modeling : adalah teknik membuat suatubentukdengan caramemijit, meremas, dan membentuk sesuai yang diinginkan. Bahan yang digunakan adalah bahan yang bersifat plastis seperti, tanah liat, platisin, lilin, dan bubur kertas.
3)      Teknik Konstruktif (Menempel) : teknik membuat patung dengan cara menempelkan bagian yang satu dengan yang lain sedikit demi sedikit sehingga menjadi sebuah karya patung. Bahan yang dipergunakan bervariasi, bisa tanah liat, lilin, logam, dan bubur kertas.


B.  Sikap Apresiatif terhadap Karya Seni Murni

1      Seni Lukis
Dalam membuat sebuah karya seni lukis, para seniman menentukan tujuan pembuatan karya, antara lain :
a.    Tujuan Religius : menjadikan lukisan yang dibuatnya sebagai pengabdian yang ditujukan kepada Tuhan, nenek moyang, atau para Dewa. Contohnya lukisan pada gua Leang-leang di Maros, Sulawesi selatan.
b.    Tujuan Magis : menjadikan lukisan yang dibuat mendatangkan magis atau sihir. Lukisan tersebut bersifat primitif.
c.    Tujuan Simbolis : kegiatan melukis untuk melambangkan suatu cita-cita kehidupan pribadi atau kelompok. Misalnya, cita-cita kebahagiaan, kedamaian, kekuatan, dan kehendak positif yang bermanfaat bagi manusia. Contohnya lukisan yang dibuat dengan tujuan simbolis adalah lukisan kepahlawanan P. Diponegoro karya basuki Abdullah.
d.   Tujuan Estetis : kegiatan melukis dengan semata-mata mengutamakan rasa keindahan saja sehingga lukisannya dapat dinikmati sebagai penghias dekorasi. Contohnya lukisan pemandangan.
e.    Tujuan komersial : melukis dengan mengutamakan selera pembeli. Contohnya adalah para pelukis dijalan.
f.     Tujuan Ekspresi : melukis untuk mengekspresikan perasaannya sendiri, tanpa melihat unsure-unsur lain.

2      Seni Patung
Dalam pembuatan seni patung, para seniman juga menentukan tujuan pembuatan karya-karyanya. Berikut ini beberapa diantaranya :
a.    Tujuan Religius :  untuk acara keagamaan. Contohnya arca-arca yang terdapat pada candi-candi yang metupakan perwujudan dari dewa.
b.    Tujuan Monumen : bertujuan untuk politis, historis, simbolis, dan filosofis. Contohnya patung Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya dan patung Jendral Soedirman, Monumen Serangan Oemum  1 maret di Jogjakarta.
c.    Tujuan Kebesaran Raja : dibuat untuk menghormati dan mengagungkan raja. Contohnya Ratu Ken Dedes sebagai Devi Prajnaparamitha.
d.   Tujuan Ekspresif : bertujuan dibuat semata-mata hanya mengutamakan segi ekspresi estetis, ide, gagasan, dan persaan seniman saja. Contohnya beberapa seniman patung yang bertujuan ekspresif adalah Edi Soenarso, Nyoman Nuarta, Saptoto, G. Sidharta, Rita Widagdo, dan I Gusti Nyoman Lempad.



                               


Pelajaran 10
SENI RUPA MURNI NUSANTARA DAN MANCANEGARA

  1. Konsep Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara
Karya seni rupa murni banyak diproduksi oleh perupa di nusantara dan mancanegara :
            Di Nusantara antara lain  :
v  Seni Lukis :R. Saleh, Abdullah Surjosubroto, Wakidi, Basuki Abdullah, Affandi, S. Sudjojono, dan Dullah.
v  Seni Patung : Nyoman Tjokot, But Muchtar, Nyoman Nuarta, Rita Widagdo, G. Sidharta, dan Dewa Made.
v  Seni Grafis : Abdul Salam, Mochtar Apin, Oesman Effendi, I Made Daryana, Widayat, dan AD Pirous.

Mancanegara :
v  Seni Lukis : Vincent van Gogh dan Rembrandt van Rijn dari Belanda,Claude Monet, Paul Cezanne, dan Paul Gauguin dari Prancis, Salvador Dali dan Pablo Picasso dari Spanyol, Leonardo da Vinci dari Italia, Jackson Pollock dari Amerika.
v  Seni Patung : Michelangelo dari Italia dan Auguste Rodin dari Perancis

Dengan demikian, dapat dikatakan Seni Rupa murni nusantara adalah gagasan manusia yang berisi nilai nilai budaya nusantara yang di ekspresikan melalui pola kelakuan tertentu dengan media titik, garis, bidang, bentuk, warna, tekstur, dan gelap terang yang ditata dengan prinsip tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna. Seni rupa murni nusantara adalah seni rupa murni yang berisi nilai-nliai budaya nusantara.Sedangkan seni rupa murni mancanegara adalah seni rupa murni yang berisi nilai-nilai budaya mancanegara.
  1. Ragam Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara.

1.      Seni Lukis : Seni lukis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang berdimensi dua. Melukis adalah kegiatan membubuhkan cat (kental maupun cair) di atas bidang datar. Dari membubuhkan cat diharapkan dapat mengekspresikan berbagai makna atau nilai subjektif. Nilai-nilai yang melekat pada lukisan dipengaruhi oleh budaya yang dimiliki pelukisnya.Seni lukis Indonesia berkembang, pada gilirannya nanti ikut mempertegas jati diri seni budaya nusantara, sedangkan seni lukis mancanegara menjadi pembanding seni budaya nusantara.
2.      Seni Patung : Seni patung merupakan cabang dari karya seni rupa yang berdimensi tiga. Membuat  patung berarti membuat benda tiga dimensi dengan bahan, alat, dan teknik tertentu sehingga menghasilkan karya yang indah dan bermakna.
3.      Seni Grafis : Seni grafis merupakan salah satu cabang dari seni rupa yang berdimensi dua. Dari segi teknik pembuatannya menggunakan teknik mencetak dengan berbagai cara yaitu teknik cetak tinggi, cetak dalam, cetak saring dan cetak cahaya atau photography.

  1. Gaya Seni Rupa Murni Nusantara dan Mancanegara :

Gaya/corak atau aliran dalam seni rupa beraneka ragam, secara garis besar, gaya karya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu :
1.    Tradisional :  Gaya ini juga terbagi menjadi dua yaitu primitif dan klasik
2.    Modern : Yang dimaksud modern adalah corak karya seni rupa yang sudah mengalami kemajuan, perubahan dan pembaharuan. Secara umum, modernisasi gaya seni rupa dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu :


v  Representtif : Representatif dari representasi yang mengandung pengertian sesungguhnya, nyata, atau sesuai keadaan.Gaya seni rupa yang tergolong representasi antara lain :
ü  Romantisme : Romantisme dari kata roman yang berarti cerita isme yang berarti aliran/gaya.Romantisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya mengandung cerita kehidupan manusia atau binatang. Perupa mancanegara tokohnya adalah Fransisco Goya (Spanyol), Turner (Inggris), Rubens (Belanda). Perupa Nusantara adalah Raden Saleh.
ü  Naturalisme    :              Naturalisme berasal dari kata nature atau natural yang berarti alam dan isme yang berarti aliran/gaya. Naturalisme adalah :gaya/aliran seni rupa poenggambarannya sesuai dengan keadaan alam atau alami. Perupa mancanegara adalah Rubens, claude, Gainsborough, dan Turner. Perupa Nusantara adalah Abdullah Suryobroto, Wakidi, Mas Pringadi, Basuki Abdullah.
ü  Realisme : Realisme berasal dari kata real yang berarti nyata dan isme yang berarti aliran/gaya. Realisme adalah gaya/aliran seni rupa yang pengggambarannya sesuai dengan kenyataan hidup. Perupa Nusantara adalah : Trubus, Tarmizi, Wardoyo, dan Dullah. Perupa Mancanegara adalah Rembandt van Rijn (Belanda)

v  Deformatif : Deformatif berasal dari kata dari kata deformasi yang berarti perubahan bentuk alam diubah sedemikian rupa sehingga menghasilkan bentuk baru, namun masih menyerupai bentuk aslinya. Gaya seni rupa yang tergolong deformatif antara lain :
ü  Surealisme : dari kata sur yang berarti melebih-lebihkan, kata real yang berarti nyata, dan isme yang berarti aliran/gaya. Surealisme adalah gaya/aliran seni rupa yang penggambarannya melebih-lebihkan kenyataan, bahkan ada yang menyebutnya otomatisme psikis yang murni atau alam mimpi. Perupa mancanegara tokohnya adalah : Salvador Dali dari Italia.
ü  Impressionisme : dari kata impression yang berarti kesan sesaat dan isme yang berarti aliran/gaya. Impressionisme adalah aliran/gaya seni rupa yang penggambarannya sesuai kesan saat objek tersebut di lukis. Gaya ini dipelopori oleh perupa mancanegara seperti : Claude Monet, Paul Cezzanne, Georges Seurat dan Paul Gaguin. Perupa Nusantara adalah S. Sudjojono.
ü  Ekspresionisme : dari kata expression yang berarti ungkapan jiwa yang spontan dan isme gaya/aliran. Ekspresionisme adalah aliran/gaya seni rupa yang penggambarannya sesuai dengan keadaan jiwa perupanya yang spontan pada saat melihat objek. Tohoh mancanegara adalah Vincent van Gogh dari Belanda. Perupa nusantara adalah Affandi.
ü  Kubisme : dari kata kubus yang berarti bidang atau bentuk persegi empat dan isme yang berarti gaya/aliran . Kubisme adalah aliran/gaya seni rupa yang penggambarannya berupa bidang persegi empat atau bentuk dasarnya kubus. Tokoh mancanegara adalah Pablo Picasso dari Spanyol. Perupa Nusantara adalah But Mochtar, Mochtar Apin, Srihadi, Fajar Sidik.

v  Nonrepresentatif (abstraksionisme) : mengandung pengertian suatu bentuk yang sukar dikenali. Suatu gaya yang sederhana bahkan bentuknya sama sekali meninggalkan bentuk alam. Karya seni rupa abstrak berupa susunan garis, bentuk, dan warna yang terbebas dari bentuk alam. Gaya seni rupa ini yang tergolong abstrak ini ada yang abstrak ekspresionis dan abstrak murni. Tokoh perupa mancanegara Paul Klee, Piet Mondrian, Wassily Kandinsky, dan Jackson Pollock. Perupa Nusantara Amri Yahya, Fajar Sidik, But Mochtar, dan Srihadi.

3.    Postmodern : Postmodern atau disingkat posmo adalah gaya seni rupa pasca atau sesudah modern. Jika seni rupa trasidional memiliki ciri ornamental, seni rupa modern memliki ciri penyederhanaan bentuk, maka seni rupa posmo memiliki ciri perpaduan antara penyederhanaan dan sedikit ornamental. Gaya posmo lebih bebas dan cenderung tidak memiliki aturan tertentu. Eksplorasi unsur rupa banyak dilakukan untuk gaya ini. Kritik sosial dan kemasyarakatan merupakan tema yang cukup dominan untuk karya-karya posmo.


Pelajaran 11
MENGEKSPRESIKAN KARYA SENI MURNI DAERAH

A.    Gambar Ekspresif

                    Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ekspresi dapat diartikan sebagai pengungkapan atau proses menyatakan perasaan, maksud, dan gagasan. Jadi, gambar ekspresi berarti gambar yang dibuat dengan tujuan mengungkapkan gagasan atau perasaan penggambar sebebas-bebasnya tanpa terikat oleh aturan-aturan tertentu yang kerap dicirikandengan bentuk yang dilebih-lebihkan ataudidramatisir. Penerapan warna dan komposisi gambar dilakukansecara bebas, bahkan banyak pula gambar yang objeknya tidak jelas (abstrak).

1.    Asas Menggambar Ekspresi :

a.    Komposisi : suatu cara menyusun unsur-unsur yang akan memberikan bentuk pada sebuah karya seni seperti garis, warna, bidang, ruang, tekstur, dan gelap terang. Dengan adanya komposisi, sebuah hasil karya seni akan terlihat harmonis.
b.   Keseimbangan (Balance) : cara mengatur objek secara serasi dalam bidang gambar sehingga objek utama terlihat jelas. Keseimbangan terbagi atas keseimbangan simetris, yaitu serasi dua objek atau lebih dengan membagi dua bidang gambar secara sama, dan keseimbangan asimetris, yaitu keseimbangan yang dibuat dengan meletakan unsure-unsur yang berbeda, baik ukuran, bentuk, maupun jarak.
c.    Proporsi : perbandingan bentuk antara yang satu dan benda yang lainnya. Hal ini dilakukan agar gambar terlihat padu dan enak dipandang.
d.   Irama : kesan gerak yang dihasilkan oleh garis, warna, bentuk, dan tekstursecara berulang(repetition) dan gerak (movement).
e.    Kesatuan : perpaduan unsur-unsur dari berbagai elemen yang ada dan saling berhubungan serta melengkapi sehingga menimbulkankesan berbentuk dengan baik.
f.     Aksentuasi : unsure pembeda pada gambar agar tidak kelihatan monoton dan membosankan.

2.    Media Menggambar Ekspresif

               Media yang digunakan untuk menggambar ekspresif sangat beragam, misalnta kertas HVS, kertas gambar, dan kanvas, antara lain lebih jelasnya sebagai berikut :
a.    Kanvas adalah media dari yang terbuat dari kain yang dibentangkan pada bingkai kayu (spanram) yang dilaburi atau ditutupi dengan campuran bahan tertentu biasanya singwit dan lem kayu dicampur dengan air.
b.    Pensil Warna, pensil warna bentuknya hamper mirip dengan pensil hitam, hanya isinya berwarna. Ada juga pensil warna yang bersifat aquarel.
c.    Cat air (water colour) mempunyai karakter tranparant (tembus pandang). Cat air digunakan dengan teknik aquarel.


d.   Pastel, terbuat dari sejenis kapur yang mengandung minyak dan pewarna serta memilikisifat yang lembut (soft). Warna yang dihasilkan lebih ekspresif, penggunaannya bisa dicampur antara warna yang satu dan warna yang lain secara berulang-ulang.
e.    Cat akrilik, merupakan cat yang bahan pencampurnya air. Cat akrilik berbeda dengan cat lainya yang bahan pencampurannya air karena cat ini cepat kering dan tidak luntur jika terkena air.
f.     Palet dan Kuas, palet merupakan alat yang digunakan untuk mencampur cat. Bentuk palet bervariasi dan biasanya terbuat dari plastic atau papan. Kuas merupakan alat untuk melukis. Pemilihan kuas disesuaikan dengan karakter gambar.

3.    Cara Menggambar Ekspresif

               Teknik yang digunakan dalam menggambar ekspresif pada dasarnya sama dengan teknik menggambar yang lainnya. Berikut ini hal-hal yang berhubungan dengan menggambar ekspresif :
a.    Media : tidak terbatas hanya pada kanvas saja. Media lainnya seperti sepatu kanvas, tas kanvas, karton, kertas diamond, kertas linen, kertas khusus cat air, kertas dupleks,  kertas daluang, triplek, hardboard dan bidang datar lainnya pun bisa digunakan.
b.    Objek : mulai dari alam benda, pemandangan alam, manusia, lingkungan pasar, perkotaan sampai peristiwa peristiwa khayalan dan imajinasi.
c.    Teknik : adalah dengan menafsirkan bentuk objek menjadi bentuk yang kamu inginkan atau dengan kata lain unsure emosional sangat berperan penting. Beberapa teknik menggambar ekspresif, adalah :
1)   Menekankan spontanitas, maksudnya dalam menggambar pelukis harus bisa menangkap suasana secara spontan dengan cara membuat garis besarnya, kemudian secara bertahap diselesaikan atau disempurnakan.
2)   Berekspresilah dengan warna dan garis secara bebas tanpa harus sesuai dengan warna dan bentuk aslinya.
3)   Tuangkan emosi sesuai dengan keadaan hati. Emosi bisa dikendalikan jika kamu sering membuat gambar ekspresif.  
4)   Merekam suasana, artinya setiap kejadian yang kamu lihat atauketika berkhayal dapat dituangkan kedalam gambar secara ekspresif sehingga perwujudan gambar menjadi lebih dinamis dan tidak monoton atau di lebih-lebihkan.

B.     Melukis Gambar Ekspresif.

1      Melukis dengan Cat Air

               Untuk melukis dengan cat air, kamu harus menggunakan kertas gambar yang tebal atau kertas khusus untuk cat air. Berikut inialat dan bahan serta teknik dalam melukis menggunakan cat air.

a.    Alat dan bahan
Alat dan bahan yang digunakan adalah :
·      Cat air berbagai warna
·      Kertas gambar khusus cat air atau bisa kertas tebal


·      Kuas untuk mewarnai
·      Selotape kertas untuk menempelkan kertas pada triplek
·      Triplek untuk alas kertas
·      Lap untuk membersihkan kuas
·      Palet untuk mencampur warna
·      Gelas untuk menaru air.

b.    Teknik.
·      Ada beberapa teknik yang digunakan untuk menggambar dengan cat air, namun yang paling umum digunakan adalah teknik wet on wet.teknik ini dilakukan dengan mencampur warna di atas lapisan yang masih basah.untuk melakukannya, kamu harus teliti agar kertastidak sobek sehinggamerusak gambar yang sudah dibuat.
·      Teknik transparant/tembus pandang, harus tipis tipis dan halus dalam sapuan kuas, menunggu kering apabila warna yang sudah ada ingin di tindih atau ditumpangi warna diatasnya.

c.    Langkah kerja
Berikut ini langkah-langkah yang dapat kamu ikuti untuk membuat lukisa yang diwarnai dengan cat air :
·      Siapkan kertas gambar
·      Rekatkan kertas gambar pada papan tripleks agar kertas tidak mengerut atau bergelombang.
·      Siapkan cat air pada palet dan air dalam gelas
·      Siapkan kuas yang akan digunakan, bisalebih dari satu kuas.
·      Buatlah sketsa gambar pada kertas gambar
·      Warnai gambar dengan cat air
·      Gunakan kuas berukuran besar untuk bagian latar (bacground)
·      Berlatihlah menggores dengan sapuan yang halus dan tipis (transparant)


Pelajaran 12
KARYA SENI RUPA MURNI  INDONESIA

A.    Sejarah Perkembangan Seni Lukis Indonesia

                    Secara garis besar perkembangan seni rupa Indonesia meliputi seni prasejarah, sejarah seni Indonesia-Hindu, seni Indonesia-Islam, dan seni Indonesia Modern, yaitu :

1      Sejarah Lukis Prasejarah Indonesia

               Pada zaman tersebut lukisan dibuat pada dinding-dinding gua dan karang. Salah satu teknik yang digunakan oleh orang-orang gua melukis di dinding dinding gua adalah menempelkan tangan di dinding gua, lalu disemprot dengan kunyahan daun-daunan atau batu mineral berwarna. Teknik ini dikenal dengan nama aerograph. Pada umumnya tujuan dan tema yang dipilih untuk membuat lukisan-lukisan tersebut adalah magis. Contoh karya seni tersebut bisa dilihat di gua leang-leang Pattekere di maros. Lukisan tersebut menggambarkan adegan perburuan, ada juga lukisan pada dinding-dinding gua tersebut dipantai selatan Irian jaya (Papua). Hal yang menarik perhatian pada lukisan yang tersebar di daerah yang amat luas itu adalah siluet tangan yang terdapat dimana-mana. Cap tangan terdapat pula di Sulawesi Selatan, pada lukisan ditebing batu di teluk Sulaeman Seram, di teluk Berau papua, dan di pulau arguni dan kepulauan Kei. Selain motif bayangan tangan, motif yang terdapat di banyak tempat ialah sosok manusia, ;perahu, matahari, bulan, burung, ikan, kura-kura, kadal, kaki, dan babi rusa.

2      Seni Lukis Hindu Klasik Indonesia

               Zaman ini merupakan babak baru dalam periodisasi kebudayaan karena masuknya pengaruh Hindu. Di Indonesia dapat dikatakan sebagai zaman sejarah karena pada`zamanini telah diketemukan peninggalan berupa tulisan. Hal ini terjadi karena adanya kontak kebudayaan dengan India sekitarabad ke – 5 M.
Tema yang digunakan pada suatu karya seni pada masa ini antara lain tema agama, mitologi, legenda, dan cerita sejarah. Contohnya lukisan Bali klasik yang berisi cerita Ramayana dan mahabhrata. Gaya yang dipakai pada pahatan dinding candi zaman majapahit adalah wayang dengan komposisi mendatar yang padat sarat dengan stilasi.Gaya wayang ini menunjukan tanda persamaan dengan dalam stilasi bentuk tokoh cerita wayang kulit dan lukisan Bali Klasik. Warna lukisan terbatas pada warna-warna yang dapat dicapai bahan alami seperti kulit kayu, daun-daunan, tanah, dan jelaga. Lukisan dibuat pada pada kain yang memanjang tanpa dipasang bingkai rentangsehingga hasilnya menyerupai lukisan gulungan. Seperti juga pahatan dinding candi dan gambar lontar. Fungsi dari lukisan bali Klasik adalah sebagai media pendidikan sesuai dengan ajaran agama atau falsafah hidup zaman Hindu. Seni lukis bali mulai berlangsung keyika kebudayaan Hindu Jawa Timur terdesak oleh kebudayaan Islam. Perkembangan seni lukis Hindu-Bali dapat diuraikan di uraikan dalam tiga bagian, yaitu seni lukis Kamasan, seni lukis Pita Maha, dan seni lukis Seniman Muda.


3      Seni Lukis Islam Indonesia

               Pada seni Islam, terdapat suatu pantangan untuk melukiskan motif makhluk hidupdalam bentuk realistis. Para seniman melakukan upaya kompromistis dengan kebudayaan sebelumnya.
               Dalam hal ini toleransi Islam mendukung proses kesinambungan tradisi seni rupa sebelumnya, tetapi dengan nafas baru, seperti hiasan dengan motif stilasi binatang dn manusia dipadukan dengan huruf Arab, baik dalam penerapan elemen estetis pada masjid, penggarapan seni kriya, lukisan atau kaligrafi. Adapun pembuatan patung, dibuat demikian tersamar sehingga seolah-olah gambaran ini hanya berupa hiasan dedaunan atau flora.
               Biasanya lukisan dibuat sebagai hiasn yang menggambarkan cerita-cerita tokoh dalam pewayangan atau lukisan binatang candra sangkala dan tentang riwayat nabi. Adapun bentuk lukisan yang disamarkan seperti lukisan kaca yang berasal dari Cirebon.

4      Seni Lukis Indonesia Baru

               Seni lukis Indonesia baru berkembang setelah masa seni lukis Islam. Berikut ini latar belakang lahirnya seni lukis Indonesia Baru beserta perkembangannya.

a.    Latar Belakang.

           Karya seni lahir dari jiwa seorang seniman melalui pengolahan media dengan bahan, alat, dan teknik tertentu. Tidak dipungkiri bahwa karya seni seringkali menampilkan hal-hal yang khasdan unik dari suatu pribadi. Perkembangan seni lukis Indonesia dipengaruhi kuat oleh kekuatan sejarah. Latar belakang lahirnya seni lukis Indonesia adalah sebagai berikut :
1)   Warisan Budaya : merupakan bagian dalam pembentukan watak seseorang manusia berdasar pada hubungan manusia dengan keadaan di sekelilingnya. Didalamnya terkandung hubungan kejiwaan antara intuisi manusia dan emosi manusia dengan realitas yang tak terumuskan.
2)   Kekuatan Sejarah : berupa kejadian-kejadian dan gejala-gejala sosial yang berlangsung disekeliling seniman. Kehidupan sosial dengan pergolakan dan perjuangan nasional. Tumbuhnya kesadaran nasional yang mencetuskan Sumpah Pemuda pada 1928 pun merupakan gejala masyarakat yang menjado dorongan kuat di masa awal perkembangan seni lukis Indonesia baru. 
3)   Pengaruh Barat : kenyataan yang juga merupakan kekuatan sejarah. Masa penjajahan, misalnya, mengakibatkan persentuhan antara seni lukis Indonesia pada awal pembentukannya dengan seni lukis barat. Majunya media komunikasi dunia dan pencampuran peradaban dunia seni rupa pun menjadi masalah khusus.

b.    Perkembangan Seni lukis Indonesia Baru.

           Seni rupa modern di Eropa diproklamirkan sejak munculnya aliran post impresionisme (awal abad ke-18). Saat itu ruang untuk kebebasan mencipta karya seni terbuka lebar yang diawali dengan tumbuhnya sukap individualistis dalam berkarya. Persentuhan seni kolektif Indonesia dan seni modern Eropa berjalan melalui pelukis-pelukis Eropa yang datang ke Indonesia. Pada zaman seni rupa Indonesia baru ini, terjadi beberapa perkembangan seperti berikut :


1)   Masa Raden Saleh (perintisan)
          Pada pertengahan abad ke-19, dunia seni lukis atauseni gambar seniman seniman Indonesia masih mengacu gaya tradisional yang berkembang didaerah-daerah. Sebagian besar karya seni tersebut menyimpan potensi dekoratif. Misalnya, lukisan di bali dan jawa serta ornamen di Toraja dan Kalimantan. Sebagian ahli memandang Raden Saleh Syarif Bustaman (1807-1880) sebagai perintis seni lukis modern Indonesia. Ungkaoan ini tidak berlebihan mengingat R. Saleh merupakan orang Indonesia pertama yang mendapat bimbingan melukis secara khusus dari pelukis-pelukis bergaya naturalis dan realis keturunan Belgia yang pernah tinggal di Indonesia, yakni A.A.J. Payen. Atas rekomendasi payen dan didukung oleh C. Reinwart, Raden Saleh berkesempatan belajar di Eropa. R Saleh di Eropa mendapat bimbingan dari pelukis potret terkemuka, Cornellius Krusemen dan pelukis Pemandangan alam, Andreas Schefhout. Lebih 20 tahun lamanya R. Saleh berada di Eropa, pada tahun 1851 ia menyempatkan pulang ke Indonesia. Dan pada tahun 1879 ia menetapkan pulang ke Indonesia dan selanjutnya bermukim di bogor. Setahun kemudian, tepatnya 23 April 1880, beliau wafat di Bondongan, Bogot. Karya lukis tersirat memuat kebangsaan yang tersembunyi yaitu Antara Hidup dan Mati. Karya ini memperlihatkan pertarungan antara seekor Banteng (symbol keperkasaan dan kekuatan bangsa Indonesia) dan dua ekor singa (symbol kerakusan dan ketamakan penjajah). Demikian pula lukisan Penangkapan Pangeran Diponegoro.

2)   Masa Indonesia Jelita (Mooi Indie)

          Pada awalabad ke-20, munculah Abdullah Suryosubroto yang juga keturunan bangsawan Solo, pada dasarnya Abdullah ke Eropa bermaksud mempelajari ilmu kedokteran. Namun niat itu berubah karena ketertarikannya terhadap dunia seni lukis yang kemudian mengantarkannya menjadi mahasiswa pada salah satu akdemi kesenian di Eropa. Sepulan dari Eropa, Abdullah S.R (1878-1941) bermukim di Bandung dan kemudian mengembangkan gaya melukis sendiri,yang kemudian dikenal sebutan Indonesia Jelita (Mooi indie). Gaya ini menekankan pada keelokan dan suasana kehidupan bangsa Indonesia dengan alamnya yang subur dan masyarakatnya yang tentram. Pemandangan alam merupakan objek yang sangat dominan. Apa saja yang indah dan romantis terlihat menyenangkan, tenang, damai, apalagi lukisan wanita-wanitanya yang elok nan cantik. Lukisan-lukisan itu hanya membawa satu makna, yaitu ‘Indies yang molek’ bagi orang asing dan para wistawan. Pelukis pribumi yang gemar dengan gaya ini adalah, Wakidi, M. Pirngadie, Basuki Abdullah, dan Wahdi. Pelukis asing antara lain W.G Hofker (Belanda), R.Locatelli (Italia), Le Mayeur (Belanda), Roland Strasser (Swiss), E. Dezentje (Belanda), Rudolf Bonnet (Belanda).

3)   Masa Cita Nasional

           S. Sudjojono (1913-1986) sebagai penggerak kelompok ini sama sekali tidak pernah belajar seni rupa ke Eropa. Pelukis-pelukis yang tergabung dalam kelompok ini antara lain Agus Djaya Suminta, L.Sutioso, Rameli, Abdul Salam, Otto Jaya, S. Sudiarjo, Emiria Sunassa, Saptarita Latif, Herbert Hutagalung, S. Tutur, Hendro Jasmara, dan Sutioso.


Untuk memperkokoh gerakan dan menyamakan persepsi, kelompok ini kemudian membentuk Perkumpulan Ahli Gambar Indonesia (PERSAGI) pada tahun 1938 di Jakarta. Karena tujuanya adalah menggalang solidaritas nasional antar seniman local dalam mengembangkanseni lukis yang bercorak Indonesia asli, mereka senantiasa membuat sketsa-sketsa tentang corak kehidupan masyarakat saatitu di berbagai tempat.

4)   Masa Pendudukan Jepang

          Pada zaman pendudukan Jepang, tepatnya pada tahun 1942, PERSAGI dipaksa bubar. Seniman yang lahir dari kalangan grass root (akar rumput), yakni masyarakat bawah, jumlahnya semakin banyak. Sementara itu, tentara pendudukan Jepang yang berkuasa pada saat itu sangat jeli melihat perkembangan kesenian Indonesia. Pada tahun 1945, mereka mendirikansebuah lembaga dengan nama  Jepang Keimin Bunka Shidoso (Pusat Kebudayaa) yang pengajarnya merupakan mantan anggota PERSAGI seperti Agus Djaya Suminta dan S. Sudjojono. Mereka meyediakan sarana dan prasarna berkesenian. Kemudian muncul wadah tempat penampungan aspirasi rakyat, dibentuklah lembaga yang berupaya mempersiapkan segala sesuatu hal yang mungkin terjadi. Lembaga ini didirikan oleh Ir. Soekarno, K.H. Mansur, dan KI Hajar Dewantara dengan nama Poesat Tebaga Rakjat atau POETRA. Salah satu bidang yang dikelola lembaga ini adalah seni lukis. Pelukis yang aktif dalam lembaga POETRA adalah para pelukis berbagai aliran seperti   S. Sudjojono, Affandi, Hendra Gunawan, Sudarso, Barli Sasmita dan Wahdi.

5)   Masa Sesudah Kemerdekaan

Pada tahun 1946 di Yogyakarta, affandi, Rusli, Hendra Gunawan, dan Harijadi membentuk perkumpulan Seni Rupa Masyarakat. Setahun kemudian, yaitu 1947 mereka bergabung dengan perkumpulan Seniman Indonesia Muda (SIM) yang dibentuk pada 1946 di Madiun dengan pelopor  S. Sudjojono. Namun adanya pertentangan internal diantara pengurus membuat Affandi dan Hendra Gunawan keluar dari SIM dan membentuk kelompok Peloekis Rakjat, yang didalamnya terdapat Soedarso, Kusnadi, sasongko, Dullah, Trubus, Sumitro, Sudoarjo, dan Setijoso.

6)   Masa Pendiddikan Formal

Pada tahun 1949,R.J Katamsi dengan beberapa seniman anggota SIM, Pelukis Rakjat, POETRA, dan budayawan Tamansiswa merintis Akademi Seni Rupa Indonesia (ASRI) yang kini berubah menjadi Institut Seni Indonesia ISI. Yang tujuanya mendirikan akademi ini adalah untuk mencetak calon-calon seniman. Para tokoh ASRI antara lain S. Sudjojono, Hendra Gunawan, Djajengasmoro, Kusnadi, Sindusiswono. Sementara itu di bandung pada tahun 1950 berdiri Balai Perguruan Tinggi Guru Gambar yang dipelopori Syafe’i Soemardja. Sejak tahun 1959, lembaga ini berunah nama menjadi jurusan Seni Rupa pada Institut Teknologi Bandung (ITB). Pada tahun 1964, berdiri pula jurusan Pendidikan Seni Rupa IKIP Bandung (saat ini bernama Universitas Pendidikan Indonesia) yang dipelopori oleh Barli, Karmas, Popo Iskandar, Radiosuto dan Wiyoso Tudoseputo. Sebagian alumni Jurusan Seni Rupa IKIP Bandung yang menekuni seni lukis adalah seniman Oho Garha, Nana Banna, Hidayat, Dadang MA, dan Hardiman. Beberapa tahun kemudian dibuka Jurusan Seni Rupa IKIP lainnya di seluruh Indonesia.


7)   Masa Seni Lukis baru di Indonesia

Sekitar tahun 1974 lahirlah kelompok seniman mudadi berbagai daerah. Para seniman muda yang tergabung dalam gerakan ini antara lain Jim Supangkat, S. Prinka, Satyagraha, F.X. Harsono, Drde Eri Supria, dan Munni Ardi. Pameran perdana mereka yang diadakan di Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta banyak mengundang perhatian. Karya-karya seniman baru yang kebanyakan masih kuliah itu didasari oleh alas an-alasan sebagai berikut :
·      Membongkar peristilahan seniman sebagai atribut yang hanya dilekatkan pada kalangan akademis saja, sementara masyarakat kecil yang bergiat dalam kesenian tidak mendapat tempat yang semestinya.
·      Menggugat batasan-batasan seni yang sudah lama dipancangkan oleh seniman tua. Ini berarti menghindari adanya pembingkaian seni dalam satu kaca mata.
·      Berusaha menciptakan sesuatu yang baru dengan berbagai media, konsep berkarya, dan lain-lain. Penciptaan karya seni tersebut tidak terkecuali seni yang diterapkan pada hal yang dipndang sakral.

B.     Sikap Apresiasi Seni Rupa Murni Nusantara

1      Proses Berkarya Seni Rupa

            Untuk mendapatkan pengakuan dari dunia luar, seorang seniman harus bekerja dengan kesungguhan dan hati, bekerja terus-menerus dengan memperbanyak praktek dan terus mengolah imajinasi pengetahuan teknik. 

 

1      Mengapresiasi Karya Seni Rupa Murni

               Tujuan poko dari apresiasi seni secara umum adalah menjadikan masyarakat dapat menerima dan menikmati sebuah karya atau masyarakat menjadi peka seni. Dari proses inilah nantinya masyarakat mau dan mampu untuk mengomentari sebuah karya. Komentar dilontarkan oleh masyarakat akan membentuk sebuah opini tentang seni. Opini bisa bersifat khusus tentang hal kekaryaan seperti warna dan bentuk, atau kekaryaan seperti ide, gagasan, makna, pesan, dan tujuanpembuatan karya. Komentar dan opini inilah yang dalam seni rupa sering disebut dengan kritik seni.


2      Tahapan Mengapresiasi Karya Seni Rupa Murni

               Ada tahapan dalam mengapresiasi karya seni rupa murni sepert senilukis, seni patung, dan seni grafis adalah sebagai berikut :

a.    Tahap Awal : tahap ketika seorang pengamat melihat sebuah karya, baik karya yang dipamerkan maupun melihat karya tertentusecara sekilas. Tahap ini disebut juga dengan tahap perkenalan.
b.    Tahap Penghayatan : merupakan tahap dimana seorang pengamat berupaya untuk mengamati lebih jauhl agi dan berusaha untuk memahami serta menghayati sebuah karya.
c.    Tahap Penilaian : merupakan tahap pengambilan keputusan berdasarkan pertimbangan-pertimbangantertentu tentang bernilai atau berharganya suatu karya seni. Tahapan ini juga dapat dikatakantahap penghargaan dengan menentukan apakah karya yang sedang diapresasi baik atau indah.

           Dalam mengapresiasi sebuah karya seni rupa kamu dapat memahami, menghayati, menilai, memberikan keputusan terhadap sebuah karya seni secara bebas. Hal tersebut dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini :
1)   Mendeskripsikan (pemaparan) sebuah karya dengan cara menemukan dan mencatat sesuatu yang dilihat apa adanya, namun tidak mengambil kesimpulan apapun.
2)   Uraian kebentukan (formal), yaitu tahapan menelusuri sebuah karya berdasarkan strukturnya, baik itu warna, garis, bentuk, maupun teksturnya.
3)   Penafsiran makna yang meliputi tema yang digarap dan masalh-masalh yang dikemukakan.
4)   Penilaian, yaitu tahapan untuk menetukan derajat suatu karya seni.


Pelajaran 13
PAMERAN DAN PERGELARAN

          A.      Pengertian Pameran dan Pergelaran

         Pameran seni rupa merupakan kegiatan mempertunjukan karya seni rupa kepada orang lain untuk mendapatkan tanggapan dan penilaian. Pameran mengandung arti bahwa suatu yang dipertunjukan bersifat statis (diam).Sesuatu dipertunjukan atau ditempatkan dengan tujuan diamati, dihayati, dinikmati, dan dihargai. Selain itu suatu usaha untuk berdialog dengan masyarakat dan mencari identitas lingkungan, pamera berfungsi juga untuk menemukan jejak pribadi seorang seniman.Pergelaran mengandung arti bahwa hal-hal yang dipertunjukan bersifat dinamis (bergerak).Pergelaran merupakan suatu bentuk kegiatan untuk menampilkan atau memperkenalkan barang, jasa, atau prestasi kepada publik. Tujuan pergelaran adalah sebagai bentuk informasi atau media komunikasi dan juga membangkitkan semangat pengunjung.
           B.      Prinsip-prinsip Pameran dan Pergelaran :

1.      Perencanaan (Planning)
v  Menentukan tema : Merupakan pokok pikiran yang menjiwai seluruh kegiatan.Menetukan tema harus sesuai tujuan pameran.
v  Menentukan rencana kegiatan pameran : Rencana kegiatan antara lain : jenis karya,waktu, alokasi, jumlah dana, bentuk kegiatan.
v  Menyusun program kegiatan : Perlu dirumuskan tujuan umum pameran,waktu, panitia,hasil karya,bentuk,biaya.
v  Menentukan tempat Pameran : Ruang yang cocok dan strategis sebagai tempat pameran atau pergelaran.

2.      Pengelolaan (Organizing) Mengorganisasi kegiatan pameran adalah melakukan kegiatan pengelolaan sumber daya manusia berdasarkan struktur organisasi.
v  Membentuk kepanitiaan                : Struktur organisasi : Pembimbing, Ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara, Seksi penyeleksi karya, seksi acara, seksi display, publikasi, dokumentasi, perlengkapan, penerima tamu, keamanan dan lain-lainya.
v  Menyusun rencana kerja dan jadwal kerja : Rencana kerja adalah rencana kegiatan yang akan dilaksanakan. Jadwal kerja merupakan urutan-urutan waktu pelaksanaan suatu rencana kegiatan.
v  Memilih karya                               : Memilih karya yang sudah di seleksi.
v  Pendalaman karya pribadi             : Tujuannya untuk menambah kualitas karya
                                                         tersebut.

3.      Pelaksanaan :
v  Pengorganisasiannya         : Merupakan kegiatan mengatur, membagi tugas, rapat, mengawasi dan bekerja bersama-sama untuk mencapai tujuan.Tugas Koordinasi tanggung jawab ketua panitia.
v  Penataan Ruang                : Dilakukan untuk menciptakan suasana nyaman, aman, lancar.

4.      Pengontrolan atau Penilaian Acara : Yang perlu dikontrol antara lain
v  Organisasi penyelenggara : yang dinilai adalah menguraikan pola atau tata kerja penyelenggara pameran.
v  Kualitas Karya : yang dinilai menguraikan kelebihan dan kekurangan karya seni.


          C.      Ragam Pameran Seni Rupa :

   Ragam pameran ada 2 yaitu :
1.      Berdasar karya yang dipamerkan :
a.       Pameran Homogen   : Pameran yang hanya memamerkan satu jenis karya saja, lukisan saja, patung saja.
b.      Pameran Heterogen : Pameran yang memamerkan berbagai jenis karya, lukisan, patung, grafis di jadikan satu.

2.      Berdasarkan jumlah pesertamya :
a.       Pameran Tunggal        : Pameran jumlah pesertanya satu orang.
b.      Pameran Kelompok     : Pameran yang jumlah pesertanya lebih dari satu orang

3.      Berdasarkan jenis-jenis karya seni rupa yang dapat dipamerkan, karya seni  :
·      Patung
·      Kerajinan
·      Ilustrasi
·      Tekstil
·      Lukis
·      Keramik
·      Grafis
·      Ukir
Karya seni tersebut dapat dipamerkan secara bersamaan  atau secara tersendiri.





















Pelajaran 14
GAMBAR PERSPEKTIF

            Pertemuan antara langit dan laut yang menyerupai garis lurus hanyalah kesan yang ditimbulkan karena keterbatasan penglihatan kita. Kesan garis yang kita lihat sebagai penghubung antara langit dan laut lazim disebut horizon, garis cakrawala, atau garis mata. Horizon mempunyai tinggi mata yang melihatnya. Jadi, tinggi garis horizon untuk setiap orang berbeda. Garis yang akan menjadi dasar dalam menggambar perspektif.
            Apa yang di maksud menggambar perspektif? Menggambar perspektif adalah kegiatan menuangkan ilusi dalam ukuran tiga dimensi dengan pengamatan yang berdasarkan kenyataan maupun tidak. Ilusi ialah sesuatu yang hanya dalam angan-angan atau khayalan.
            Dalam menggambar perspektif, kita juga mengenal titik-titik hilang. Titik hilang sering di sebut juga titik lenyap.

Membuat Karya perspektif, yaitu :
Ø  Desain Interior dua titik hilang : Gambar rancangan didalam rumah atau ruang tamu, keluarga, dapur, makan, kamar tidur dan lain-lainnya, beserta perlengkapan dan perabotannya
Ø  Desain Eksterior  dua titik hilang: Gambar rancangan di luar rumah.


DAFTAR PUSTAKA
Rahmat Suhernawan, Rizal Ardhya Nugraha. Seni Rupa untuk SMP/MTs kelas VII, VII dan IX, Jakarta 2010. Kementerian Pendidikan Nasional : CV. Adi Perkasa

Tim Abdi Guru, 2005. Kesenian Untuk SMP Kelas VIII dan IX . Buku Guru Sekolah menenengah Pertama. Jakarta:Erlangga